Dalam perjalanan menuju segara anakan, aq berlima sama temen2. Semuanya pada belum pernah ke Pulau Sempu.Bagaimana jalur menuju ke segara anakan. Beruntung aq sempat diberi tau sama penjaga pos dibagian pendaftaran. Perjalanan yang semestinya cuma 45 menit, molor menjadi 3 jam karena qta berjalan dengan sangat pelan. Bahkan temenk
u sempat ingin balik karena ngga tau berapa lama lagi perjalanan ke sana. Yang lain malah merasa perjalanan kita seperti berputar2 didalam hutan. Beraneka macam pikiran ada dibenak temen2. belum lagi qta sempat kehabisan air mineral. namun semua terjawab. Setelah hampir 3 jam kita berjalan, Qta mulai bisa melihat segara anakan. semula temen2 masih ragu itu segara anakan karena ngga ada pasir putihnya. temen2 mengira itu telaga lele yang biasa dipakai untuk mancing. Akhirnya kamipun istirahat untuk melepas penat. Tiba-tiba temen aq mendengar ada suara manusia dari kejauhan.Ternyata,ada turis asal jepang yang sedang menuju ke segara anakan. akhirnya qta melanjutkan perjalanan yang tinggal selangkah lagi. Begitu tiba disegara anakan, temen2 tak kuasa untuk mandi, berenang, dan foto2. setelah 1 jam kita disegara anakan, qta kembali pulang menuju perahu penjemputan. Lagi2 kita ketinggalan rombongan, turis2 jepang pada jalan duluan. mereka mengejar waktu karena hari udah keburu gelap. Qta sempat panik karena perjalanan masih jauh. sementara aq cuma bawa 1 senter aja. Beruntung pak nelayan baik hati mau menyusul qta. hingga akupun terbantu u/ menenangkan temen2 yang mulai gelisah. Anyway, that is a moment that I never forget it.